Tuesday 25th of August 2026

Profil Lengkap Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Terkait Penonaktifan Pejabat

Profil Lengkap Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Terkait Penonaktifan Pejabat

--

TOLIMAG - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada di pusaran guncangan politik besar setelah mengeluarkan kebijakan kontroversial berupa penonaktifan massal terhadap belasan pejabat teras dan Sekretaris Daerah.

Langkah berani pemimpin perempuan pertama di Kabupaten Gowa tersebut memicu gejolak hebat di internal birokrasi, yang puncaknya diwarnai aksi pembubaran paksa apel pagi Aparatur Sipil Negara oleh salah satu kepala dinas yang dicopot.

Memasuki tahun kedua masa jabatannya, pemimpin perempuan ini harus menghadapi guncangan birokrasi dan gelombang protes yang luar biasa, baik dari internal pemerintahan daerah maupun dari lembaga legislatif. Puncak dari ketegangan ini tekesan jelas saat terjadi insiden pembubaran paksa apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Gowa belum lama ini.

Baca lainnya: Profil Muhammad Agus Salim Harahap Kadishub Gowa yang Viral Akibat Aksi Bubar Apel

Baca lainnya: Ringkasan Manga The Happiest In The World! Chapter 10 Bahasa Indonesia Definisi Cinta Buta Ya Ini

Baca lainnya: Spoiler The Exiled Heavy Knight Knows How to Game the System Chapter 177 Bahasa Indonesia Menuju Tak Terbatas dan Melampauinya

Berikut adalah profil dan biodata lengkap dari Sitti Husniah Talenrang:

Biodata Pribadi
  • Nama Lengkap: Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Ujung Pandang (Makassar), 20 Maret 1977
  • Suku: Makassar
  • Agama: Islam
  • Suami: Muhammad Khaerul (Khaerul Aco)
  • Keluarga Tokoh: Ia merupakan adik kandung dari Komjen. Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran (Kabaharkam Polri) dan Mohammad Firdaus Daeng Manye.

Riwayat Pendidikan

Sitti Husniah menyelesaikan sebagian besar masa sekolahnya di Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan ke jenjang magister dan doktor
  • SD: SD Negeri 3 Parepare
  • SMP: SMP Negeri 1 Parepare
  • SMA: SMA Negeri 3 Makassar
  • S1 (Sarjana Ekonomi): Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIEM) Bongaya Makassar (Lulus 2002)
  • S2 (Magister Manajemen): Universitas Muslim Indonesia (UMI) (2019–2022)
  • S3 (Doktor): Universitas Muslim Indonesia (UMI)

Baca lainnya: Profil dan Biodata Rachel Florencia Si Cantik yang Berhasil Meluluhkan Hati Dikta, Kini Resmi Jadi Suami-Istri

Baca lainnya: Balita 4 Tahun di Sampang Tenggelam Dalam Kubangan Air Tembakau, Jasad Sudah Mengapung dan Tak Bernyawa Ketika Ditemukan

Baca lainnya: Inilah Pemilik Baru SPBU Shell di Seluruh Indonesia Setelah Resmi Diakuisisi Oleh Group Milik Anak Bangsa

Perjalanan Karier & Politik

Sebelum terpilih menjadi orang nomor satu di Gowa, Husniah aktif bergerak di jalur legislatif:
  • Ketua DPD PAN Gowa: Memimpin struktural partai di tingkat kabupaten.
  • Anggota DPRD Kabupaten Gowa (2019–2024): Menjadi wakil rakyat di tingkat daerah.
  • Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Terpilih (Pemilu 2024): Sempat terpilih ke tingkat provinsi, namun mengundurkan diri demi maju sebagai calon Bupati Gowa.
  • Bupati Gowa (2025–sekarang): Memenangkan Pilkada Gowa dengan raihan suara 53,62 persen. Ia tercatat sebagai satu dari tiga bupati perempuan dalam sejarah kepemimpinan di Sulawesi Selatan periode ini.
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Sitti Husniah dihadapkan pada serangkaian guncangan politik internal yang sangat masif di Pemkab Gowa
  • Pansus Hak Angket & Pemakzulan: Pada Juli hingga Agustus 2026, DPRD Kabupaten Gowa menggulirkan Pansus Hak Angket terkait tiga materi dugaan pelanggaran: penyelewengan dana pengadaan seragam sekolah gratis Rp16 miliar, pencabutan sepihak beasiswa doktoral, dan ranah privasi yang dinilai melanggar sumpah jabatan. Tujuh fraksi DPRD telah sepakat meneruskan berkas rekomendasi pemakzulan ke Mahkamah Agung.
  • Penonaktifan Massal Pejabat: Pada Agustus 2026, ia mengambil langkah ekstrem dengan menonaktifkan sementara 16 pejabat eselon II (termasuk Sekda Gowa dan Kepala Dinas Perhubungan Agus Harahap) dengan dalih penyegaran birokrasi, yang akhirnya memicu kericuhan di lapangan upacara daerah.

Baca lainnya: Karakter Manhwa The Forgotten Field Chapter 34 Scan Indonesia Villain yang Satu Ini Sadisnya Nggak Main-Main

Konflik dualisme kepentingan ini pun mulai mengorbankan jalannya pelayanan publik, memicu gelombang unjuk rasa di berbagai titik strategis, serta mendesak perhatian dari jajaran Kementerian Dalam Negeri untuk segera melakukan intervensi total.
Source:

Update Terbaru

RELATED POST