Tuesday 8th of September 2026

Siapa Pemilik Asli PT Toba Pulp Lestari Tbk Sekarang? Benarkah Sukanto Tanoto Sudah Tidak Memiliki Saham Lagi?

Siapa Pemilik Asli PT Toba Pulp Lestari Tbk Sekarang? Benarkah Sukanto Tanoto Sudah Tidak Memiliki Saham Lagi?

--

TOLIMAG – Pergeseran peta kepemilikan saham di PT Toba Pulp Lestari Tbk dari Pinnacle Company Pte. Ltd. ke Allied Hill Limited menandai babak baru strategi korporasi berkode emiten INRU tersebut di pasar regional. Di balik rumor kepemilikan lokal yang simpang siur, struktur pemegang saham korporasi bubur kertas kontroversial ini bermuara pada satu nama yang bergerak senyap dari Singapura: Joseph Oetomo, sang penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner).

Beroperasi dengan kode emiten INRU di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan yang berbasis di Sumatera Utara ini kerap berada di bawah lampu sorot publik. Sorotan tersebut tidak hanya berkaitan dengan dampak aktivitas operasionalnya terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga mengenai simpang siur siapa sebenarnya sosok yang memegang kendali atas korporasi raksasa ini.

Baca lainnya: Ini Dia Spesifikasi Realme C85 Pro, Makin Gacor dengan Kapasitas Baterai 7.000 mAh Cocok Untuk Outdoor!

Secara historis, berdirinya PT Toba Pulp Lestari Tbk tidak bisa dilepaskan dari nama konglomerat legendaris, Sukanto Tanoto. Didirikan pertama kali pada tahun 1983 dengan nama PT Inti Indorayon Utama, perusahaan ini mengawali jalannya sebagai pionir industri pulp di wilayah Danau Toba. Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai restrukturisasi korporasi, kendali langsung keluarga Tanoto atas emiten INRU telah lama bergeser.

Rincian Kepemilikan

Berikut adalah rincian kepemilikan dan struktur saham PT Toba Pulp Lestari Tbk:

1. Struktur Kepemilikan Saham
  • Allied Hill Limited (Hong Kong): Memegang 92,54% saham.
  • Masyarakat/Publik: Memegang sisa 7,46% saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Pemegang Manfaat Akhir: Joseph Oetomo, seorang pengusaha asal Singapura.
  • Keterkaitan dengan Luhut Binsar Pandjaitan: Nama Luhut sempat sering dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari karena kemiripan nama dengan perusahaannya, PT Toba Sejahtra. Namun, Luhut Binsar Pandjaitan tidak memiliki saham di PT Toba Pulp Lestari. Beliau bahkan secara terbuka mendukung evaluasi dan pemulihan lahan demi kepentingan masyarakat lokal.
  • Status Operasional: Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) perusahaan ini telah dicabut oleh Kementerian Kehutanan karena isu lingkungan, yang kemudian berdampak pada pengurangan operasional perusahaan.

Baca lainnya: BREAKING NEWS! Ariana Grande Umumkan Hiatus dari Dunia Hiburan Usai Konser Terakhir The Eternal Sunshine Tour di O2 Arena London

Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek terbaru di otoritas bursa, saham mayoritas PT Toba Pulp Lestari Tbk kini digenggam secara mutlak oleh Allied Hill Limited. Entitas investasi yang berbasis di Hong Kong tersebut menguasai kepemilikan saham hingga mencapai 92,54 persen. Sisa saham lainnya, yang berada di bawah kisaran 8 persen, tersebar di tangan masyarakat atau publik melalui mekanisme perdagangan di BEI. 

Melalui penelusuran lebih lanjut mengenai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner), nama yang tercatat secara resmi adalah Joseph Oetomo. Pengusaha asal Singapura ini menjadi pemegang kendali tertinggi atas Allied Hill Limited melalui perusahaan induk Everpro Investments Limited.

Baca lainnya: Viral Cuplikan CCTV Dua Sejoli Bermesraan di Lift, Diduga Kepala Desa Tambun Selatan

Sosok Joseph Oetomo sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang sebagai eksekutif senior di berbagai sektor industri regional, sehingga kehadirannya di puncak struktur INRU mempertegas manajemen berbasis modal internasional.

Perubahan peta kepemilikan tersebut terjadi bersamaan dengan periode yang penuh tantangan bagi keberlangsungan operasi TPL. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan mengambil langkah tegas dengan menerbitkan keputusan pencabutan izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik TPL.

Kebijakan regulasi ini diambil menyusul evaluasi mendalam terkait isu lingkungan, konflik agraria dengan masyarakat adat, serta pengelolaan kawasan hutan yang dinilai perlu dipulihkan demi kepentingan ekologis.

Baca lainnya: Rilis September 2026! Fakta Menarik Mini Album ‘DOPAMINE’ D.O. EXO yang Rilis Lewat Blitzway

PT Toba Pulp Lestari Tbk kini telah sepenuhnya bertransisi menjadi entitas yang dikendalikan oleh kekuatan modal asing di bawah komando Joseph Oetomo lewat Allied Hill Limited.

Di tengah hilangnya izin operasional hutan tanaman industri utamanya, mata publik dan investor kini terus tertuju pada langkah strategis apa yang akan diambil oleh sang pemilik manfaat akhir demi menyelamatkan masa depan bisnis emiten INRU di Indonesia.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST