Kebakaran Gudang ATK di Bekasi Nyaris Sambat Pom Bensin Kaliabang, Berhasil Dipadamkan Setelah 6 Jam
--
TOLIMAG - Petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra keras guna menjinakkan api yang melanda sebuah gudang ATK di Bekasi Utara agar tidak menyambar pom bensin (SPBU) di dekatnya. Meski api sempat membesar dengan cepat akibat material kertas dan plastik, gerak cepat petugas berhasil melokalisasi area kebakaran dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa yang menghanguskan seluruh isi bangunan ini terjadi pada Senin sore, 17 Agustus 2026. Insiden kebakaran tersebut bertepatan dengan hari libur nasional peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga situasi di sekitar lokasi sempat membuat panik warga yang sedang merayakan hari kemerdekaan.
Baca lainnya: Bareskrim Tangkap 2 WN India Penyelundup Emas 1 Ton dan Raup hingga Rp3 Triliun Sebulan
Baca lainnya: BACA Manhwa The Perfect Contract Chapter 13 Sub Indonesia RAW, Ditembak Seorang CEO, Hong Joo-yi Langsung Terkejut
Baca lainnya: Profil Izzudin M, ASN Tangerang Dituding Lakukan Pelecehan dan Paksa Korban Aborsi Setelah Dihamili
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menerima laporan awal kebakaran dari warga sekitar pukul 16.00 WIB. Api dengan sangat cepat membesar dan membubung tinggi ke udara karena area yang terbakar merupakan tempat penyimpanan material yang sangat rentan.
Di dalam gudang satu lantai seluas kurang lebih 1.000 meter persegi tersebut, tersimpan ribuan stok barang dagangan seperti kertas, buku, kardus packing, serta peralatan rumah tangga berbahan dasar plastik yang siap didistribusikan melalui platform marketplace atau e-commerce.
Guna menjinakkan si jago merah yang terus mengamuk, Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan sedikitnya 10 hingga 12 unit armada mobil pemadam kebakaran dari berbagai sektor terdekat.
Baca lainnya: Link VIDEO Syur Audrey Davis Masih Diburu Netizen, Kini Anak David Bayu Tersebut Mengaku Kalau Itu Adalah Dirinya
Baca lainnya: Kunci Jawaban Penyatuan Usaha Sehingga Tercapai Pemilikan Bersama TTS 2026, Hayo Menurut Kalian Apa yang Cocok?
Baca lainnya: TERBARU Nonton Series Dia Angkasa (2026) Episode 4, Aurora Ketemu Cowo Lain! Saking Kuatirnya Angkasa Telepon Berkali-Kali
Petugas di lapangan harus berpacu dengan waktu karena lokasi gudang yang terbakar berada di area yang cukup krusial, yakni tepat di bagian belakang stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kaliabang Bungur. Selain pom bensin, lokasi titik api juga berdekatan dengan fasilitas gedung sekolah.
Upaya Pemadaman dan Dampak
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh pekerja sedang libur. Berikut upaya petugas dan dampaknya:
- Pengerahan Unit: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengerahkan sedikitnya 10 hingga 12 unit armada mobil pemadam dari berbagai sektor ke lokasi kejadian.
- Lokasi Krusial: Posisi titik api berada di area belakang SPBU Kaliabang Bungur. Petugas damkar bergerak cepat melokalisasi kobaran api sehingga tidak merembet ke SPBU maupun fasilitas sekolah di dekatnya.
- Kondisi Terkini: Hingga hari Selasa (18/8/2026), api sudah padam sepenuhnya. Namun, petugas damkar dibantu alat berat/ekskavator masih bersiaga melakukan proses pendinginan untuk mengurai reruntuhan material guna mengantisipasi bara api yang masih mengepul di bawah reruntuhan.
Kapolsek Bekasi Utara, AKP Tono Listianto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah kamera pengawas (CCTV) di sekitar titik awal munculnya api untuk dianalisis lebih dalam.
Baca lainnya: HOT NEWS! Klarifikasi Audrey Davis Soal Video Syur Mirip Dirinya, Baru Ngaku Setelah Dicecar 29 Pertanyaan
Baca lainnya: Sakit! Baca Manga Maria no Danzai Chapter 30 Sub Indonesia, Atta Boy Rasakan Balasan yang Setara dengan Perbuatan Kejinya
Dugaan awal dari saksi mata menyebutkan api sempat terpicu dari area tumpukan sampah luar gudang yang berisi daun serta kardus kering, disusul oleh suara ledakan. Namun, polisi masih mendalami apakah insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur kesengajaan. Total kerugian material hingga saat ini masih dalam proses inventarisasi oleh pihak berwenang.
Dugaan sementara dari kesaksian warga menyebutkan api pertama kali terpicu dari tumpukan sampah kering di luar area gudang sebelum akhirnya merembet ke dalam. Hingga saat ini, total kerugian materiil akibat hangusnya bangunan beserta seluruh isinya masih dalam proses inventarisasi oleh pemilik usaha dan pihak berwenang