Wednesday 2nd of September 2026

Rekam Jejak Karier Muhamad Marasabessy: Sepak Terjang Eks Kepala BWS Maluku Sebelum Ditahan Kejati

Rekam Jejak Karier Muhamad Marasabessy: Sepak Terjang Eks Kepala BWS Maluku Sebelum Ditahan Kejati

--

TOLIMAG - Dr. Muhamad Marasabessy, S.T., M.Tech., birokrat senior yang pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Maluku, kini harus menghadapi babak kelam dalam kariernya. Mantan Penjabat (Pj) Bupati Maluku Tengah sekaligus eks Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku ini resmi ditahan kejaksaan atas kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Pulau Haruku.

Rekam jejak panjangnya di dunia birokrasi seketika tercoreng setelah hasil audit BPKP menemukan adanya kerugian negara senilai miliaran rupiah akibat rekayasa dokumen proyek.

Baca lainnya: ENDLESS YEARNING Ch. 27, Berbagai Perntanyaan Dilontarkan ke Kihyun

Penahanan figur senior ini mengejutkan banyak pihak, mengingat rekam jejaknya yang sangat panjang dalam mengelola berbagai proyek infrastruktur strategis di wilayah kepulauan tersebut. Namun, dugaan keterlibatannya dalam pusaran kasus korupsi pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Pulau Haruku membuat langkah karier serta rencana politiknya terhenti di balik jeruji besi. 

Sebelum tersandung kasus hukum, Muhamad Marasabessy dikenal sebagai salah satu birokrat dengan spesialisasi yang kuat di bidang teknik sipil dan pengairan. Dedikasinya di sektor penataan ruang sempat membawanya menduduki posisi prestisius sebagai Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku.

Keberhasilannya dalam memimpin instansi vertikal tersebut membuat namanya dilirik oleh pemerintah daerah. Puncaknya, ia dipercaya oleh Gubernur Maluku untuk mengemban amanah besar sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku untuk periode tahun 2020 hingga 2021.

Baca lainnya: Baru Menikah 8 Bulan, Humas PA Jakarta Pusat Konfirmasi Isu Perceraian Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan

Informasi Pribadi

Berikut adalah profil lengkap, rekam jejak karier, hingga catatan hukum dari Muhamad Marasabessy:

 

  • Nama Lengkap: Dr. Muhamad Marasabessy, S.T., M.Tech.
  • Nama Panggilan: Mat / Pak Matt
  • Tempat, Tanggal Lahir: Ambon, 4 November 1963 / 1967 (Catatan: Sempat memicu polemik administrasi ASN terkait perbedaan tahun lahir antara dua dokumen ini).
  • Istri: Bella Fajrah Musrifah Abbas
  • Jumlah Anak: 6 orang
Muhamad Marasabessy memiliki latar belakang keahlian di bidang infrastruktur (teknik sipil dan pengairan) dan telah malang melintang di dunia birokrasi pemerintahan
  • Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku: Menangani pengelolaan sumber daya air di wilayah kepulauan Maluku.
  • Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku (2020–2021): Diangkat oleh Gubernur Maluku saat itu, Murad Ismail. Posisi inilah yang kelak menyeretnya ke dalam kasus korupsi proyek air bersih. 

Baca lainnya: Update Manhwa Endless Yearning 25 Scan Indo Nggak Ada Kesempatan Kedua

  • Penjabat (Pj) Bupati Maluku Tengah (September 2022 – September 2023): Dilantik untuk mengisi kekosongan kekuasaan pasca-habisnya masa jabatan Bupati Tuasikal Abua. 
  • Aktivitas Organisasi: Ketua Umum Ikatan Alumni Mahasiswa Unpatti (Universitas Pattimura) dan Ketua ICMI Orwil Maluku. Sebelum ditahan, ia juga sempat menyatakan ketertarikannya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Maluku Tengah. 
Karier birokrasinya menghadapi pukulan berat setelah ia terjerat dalam dugaan kasus penyelewengan anggaran
  • Kasus Korupsi Proyek Air Bersih (Status: Tersangka & Ditahan):
    • Kasus: Penyimpangan pembangunan sarana air bersih di Kecamatan Pulau Haruku tahun anggaran 2020 senilai total Rp12,4 miliar.
    • Modus: Selaku Pengguna Anggaran (PA) di Dinas PUPR Maluku, ia menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) dan mencairkan anggaran 100% kepada pihak kontraktor (PT Kusuma Jaya Abadi) meskipun fisik pengerjaan di lapangan belum tuntas dan laporan kerjanya direkayasa. 
      • Kerugian Negara: Berdasarkan audit BPKP, tindakan ini merugikan negara sebesar Rp3,8 miliar.
      • Status Penahanan: Ditahan di Rutan Kelas IIA Ambon sejak 31 Agustus 2026 bersama 6 tersangka lainnya.
  • Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos (Status: Pemeriksaan Saksi):
    • Selain proyek air bersih, pada April 2026 dirinya sempat diperiksa oleh Kejari Maluku Tengah terkait kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp9,7 miliar di Dinas Koperasi dan UMKM Maluku Tengah yang terjadi selama masa kepemimpinannya di tahun 2023.

Baca lainnya: Terbongkar! Inilah Identitas Pemasok Narkoba Revaldo, Sampai Kini Polisi Masih Terus Lakukan Perburuan

Sebelum resmi ditahan atas kasus proyek air bersih, namanya juga sempat masuk dalam daftar pemeriksaan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah terkait dugaan penyelewengan Dana Bantuan Sosial senilai Rp9,7 mliar pada Dinas Koperasi dan UMKM.

Kini, dengan statusnya sebagai tahanan kejaksaan, Muhamad Marasabessy harus bersiap menghadapi proses persidangan panjang di pengadilan Tipikor demi mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya di masa lalu.

 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST