Monday 5th of October 2026

Gempa bumi Magnitudo 6,1 Melanda Sumba Barat Daya NTT, Seorang Lansia Dikabarkan Meninggal Dunia

Gempa bumi Magnitudo 6,1 Melanda Sumba Barat Daya NTT, Seorang Lansia Dikabarkan Meninggal Dunia

--

TOLIMAG – Gempa bumi magnitudo 6,1 yang melanda Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/10/2026) pagi, menyebabkan seorang lansia berusia 73 tahun meninggal dunia. Korban adalah warga wilayah Kodi Utara. Kapolsek Kodi Utara AKP Bernadus Bili Kandi mengungkap bahwa korban meninggal setelah mengalami shock ketika gempa terjadi.

“Satu orang dilaporkan meninggal dunia di wilayah Kodi Utara. Korban adalah seorang lansia yang meninggal karena shock atau kaget saat gempa terjadi,” kata Bernadus ketika dihubungi dari Kupang, Minggu sore.

Bernadus menerangkan bahhwa, korban sempat panik usai melihat sejumlah anggota keluarganya berhamburan keluar rumah ketika gempa mengguncang wilayah tersebut.

Baca lainnya: Rekomendasi Update Conditions for a Perfect Housekeeping Chapter 8 Scan Indonesia, Berlanjut ke Hubungan Kontrak Domestik Sekaligus Romantis?

Lansia tersebut kemudian turut keluar rumah. Akan tetapi, beberapa menit kemudian korban tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri sampai kemudian akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban kemudian disemayamkan di rumahnya oleh pihak keluarga.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di Kodi Utara. Banyak rumah warga serta satu sekolah disebut mengalami kerusakan berat. Akan tetapi, jumlah pasti bangunan yang terdampak masih dalam pendataan oleh petugas.

“Kita belum bisa pastikan data kerusakan. Tim BPBD dan anggota juga masih lakukan pendataan lebih lanjut sejak pagi tadi,” ujar dia. Gempa magnitudo 6,1 tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 06.55 Wita. Pusat gempa berada di laut, sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, dengan kedalaman 10 kilometer.

 

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” katanya, Minggu (4/10/2026).

Baca lainnya: Pria di Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur Cekik Istri Hingga Tewas, Kini Buat Sandiwara Gantung Diri!

Dia menjelaskan bahwa, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 30 km. Kemudian, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,84° LS; 118,90° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 29 km barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Dia melanjutkan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas VI MMI. Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar di Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya; Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya; dan Kodi, Sumba Barat Daya.

“III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu) di Kota Bima,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau supaya masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kemudian, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST