Akun Email Dibobol Hacker, Betrand Peto Angkat Bicara Soal Video Viral Dugaan Pesta Miras
--
TOLIMAG – Penyanyi muda berbakat, Betrand Peto Putra Onsu, akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai beredarnya potongan rekaman video di media sosial yang menarasikan dirinya tengah melakukan pesta liar.
Narasi yang kadung berkembang liar di kalangan warganet menyebutkan bahwa putra angkat Ruben Onsu itu tengah menenggak minuman keras. Ditemui usai menjalani pemeriksaan saksi di Mapolda Metro Jaya, remaja yang akrab disapa Onyo ini membantah keras tuduhan miring tersebut.
Baca lainnya: Gerai Indomaret di Pamekasan Dirobohkan Ekskavator oleh Massa, Diduga Karena Belum Kantongi Izin Ulama Setempat!
Betrand secara transparan membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah dirinya, namun ia menegaskan konteks asli video telah diputarbalikkan. Rekaman yang beredar luas di platform TikTok dan X itu merupakan gabungan video lama yang telah disunting sedemikian rupa oleh oknum tidak bertanggung jawab. Konteks asli dari video tersebut adalah momen kebersamaan murni saat dirinya berkumpul dengan rekan-rekan sesama perantauan dari daerah Indonesia Timur.
"Itu video lama, video lama. Jadi itu kumpul-kumpul sama teman-temanku yang ada di daerah timur setelah kami main bola bareng," ungkap Betrand Peto menjelaskan duduk perkara asli dokumentasi tersebut.
Onyo menambahkan bahwa tujuan awal pembuatan rekaman tersebut hanyalah untuk mengabadikan momen keakraban kuliner tradisional. Mereka berkumpul untuk bersama-sama menikmati hidangan khas papeda, bukan menggelar pesta minuman beralkohol seperti yang digembor-gemborkan dalam narasi hoaks.
Hal yang menjadi perhatian serius pihak keluarga adalah bagaimana dokumen privat tersebut bisa bocor ke ruang publik. Betrand memastikan bahwa rekaman itu adalah arsip murni pribadi yang tersimpan rapat di dalam pangkalan data digitalnya, serta tidak pernah ia unggah ke platform mana pun atau dibagikan ke grup percakapan kawan-kawannya.
Baca lainnya: Gerai Indomaret di Pamekasan Dirobohkan Ekskavator oleh Massa, Diduga Karena Belum Kantongi Izin Ulama Setempat!
Kuat dugaan, file video tersebut dicuri secara ilegal melalui aksi peretasan atau pembobolan akun surat elektronik (email) miliknya.
Kuasa hukum Betrand Peto, Timoty Ezra Simanjuntak, menerangkan bahwa fokus utama kliennya saat ini adalah menyelesaikan perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) serta penganiayaan di kelab malam yang sedang diproses Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya. Pihak manajemen memilih menuntaskan laporan utama tersebut terlebih dahulu sebelum melangkah pada tindakan hukum pidana terkait aksi peretasan data pribadi dan penyebaran konten hoaks.